Nasi Goreng Jawa di Surabaya

Hmm..beberapa hari ini aku seperti terkena nasi goreng jawa addict. Ini semua bermula ketika 2 minggu yang lalu aku pergi ke daerah kramat gantung surabaya untuk membeli kain sofa. seperti yang teman-teman ketahui kramat gantung memang terkenal dengan tempat kulakan kain, busa untuk pembuatan kursi dan sofa. Setelah selesai belanja, ketika akan memasuki mobil tiba tiba mata tertuju pada sebuah rombong nasi goreng jawa. sambil memasukkan kain ke dalam mobil kuperhatikan terus rombong nasi goreng itu sambil berkata dalam hati “siang siang gini jualan nasi goreng”. Namun tak lama kemudian aroma nasi goreng khas jawa menyeruak menggoda hidungku. Langsung saja aku mengajak isteriku untuk menghampirinya. Ternyata memang ada kehidupan di rombong tersebut. Langsung saja aku berkata

“pesan satu porsi ya pak”

“oke mas, mase romantis sepiring berdua” jawabnya

“hehehe…” dalam hati (aku ngetes dulu nasgormu enak apa enggak)

Setelah menunggu beberapa saat jadilah nasi goreng jawa yang sudah sangat lama tak pernah kunikmati lagi.  Penampakan nasi goreng itu sangat menggoda baik dari aroma, tampilan, dan rasa. dengan nasi berwarna coklat berkilauan berkolaborasi dengan mie, berambang, daun bawang, serpihan telur dan suwiran ayam yang banyak sungguh membuat lidah terbang ke awan.  baru beberapa suapan, aku dan isteriku kompak berkata “satu porsi lagi ya pak”

“baik mas” jawabnya sambil tersenyum

sempat aku berprasangka bahwa harga nasi goreng jawa ini mahal, seharusnya tadi aku tanya dulu berapa harganya. namun kuurungkan toh sudah kadung dipesen semahal mahalnya paling ga sampai 50 ribu. tak menunggu lama kecurigaanku musnah tak berbekas saat kulihat tukang parkir sebelah juga sedang menikmati nasi goreng jawa itu. pikirku wah jelas murah ini….lha tukang parkir aja beli.

Selesai makan kami hanya mengeluarkan uang 14 ribu. berarti seporsinya 7 ribu. kali ini aku kaget, karena ini jauh lebih murah dar yang kubayangkan. (tulisan ini dibuat pada tahun 2012)

Update 2016

Berikut ini lokasi beberapa warung (rombong) nasi goreng jawa di Surabaya yang menurut saya recomended :

  1. Nasi Goreng Jawa dekat kantor pos pucang. Nasi goreng ini bumbunya sangat khas, aromanya juga sangat merangsang perut yang sedang lapar. Lokasi warungnya terletak di Jalan Pucang Rinenggo dekat kantor pos. Tastenya mengandung bumbu soto ala nasgor jawa suroboyoan. Buka mulai pukul 16:00 sampai 22:00. lokasi google maps di -7.283622, 112.756005
  2. Nasi Goreng Jawa di sebelah Sate Ondomohen. Lokasi tentu saja di Jalan Walikota Mustajab Surabaya. Nasi Goreng di sini bener bener bisa mengobati kerinduan akan nasi goreng jawa. Bumbunya tidak sepekat Nasgor Kantor Pos, namun justru itu yang membuat nasi goreng ini terasa pas di lidah saya, apalagi jika dikawinkan dengan sate kelapa ondomohen di sebelahnya. Benar benar Muantabb. Buka mulai pukl 17:00 sampai 22:00. Tastenya mirip nasgor jogja.
  3. Nasi Goreng Jawa di Warung SODUS (Soto Kudus). Ini adalah salah satu favorit saya, karena paling dekat dengan rumah. Lokasi di Jalan Gayungsari. Yup Nasgor jawa ini merupakan salah satu menu dari warung soto kudus. Memang menu utamanya adalah soto kudus, namun nasgor jawanya maknyuss banget. Buka dari pukul 11:00 sampai 22:00. Tastenya cenderung ke nasgor magelangan.
  4. Nasi Goreng Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Letaknya di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Ini adalah andalan saya waktu makan siang. Nasgor ini sangat terkenal di kalangan karyawan di surabaya selatan. Lokasi persis di halaman kejaksaan tinggi jawa timur. Biasanya saat makan siang warungnya sangat ramai dan harus antri, apalagi waktu hari jum’at selepas sholat jum’at. Buka pukul 10:00 sampai 15:00. Tastenya mirip nasi goreng kediri yang agak pedas namun gurih.

Sebenernya bedanya nasi goreng jawa dengan nasi goreng kebanyakan di surabaya itu apa sih ? bukannya surabaya termasuk jawa ?

Jadi gini sob, kebanyakan nasi goreng suroboyoan itu ciri khasnya pakai saos merah dan minyak raja rasa. Ya sebenarenya bisa juga putihan (tidak pakai saos merah), namun bagi saya menikmati nasgor jawa itu bukan sekedar rasa dilidah, namun juga membawa saya pada suasana masa kecil saya yang sangat akrab dengan jawa tengah hehehe..