Duluan Mana Nih ?

Mana sih yang seharusnya lebih dulu terjadi.

  1. Anak perlu membuktikan karakter baiknya lalu kita puji atau
  2. Kita puji anak dengan label karakter yang baik sehingga anak itu tersugesti untuk berkarakter baik.

Ada hal yang menarik pagi tadi saat saya dan istri mengambil raport kedua anak kami di TK dan Playgroupnya.

Saat raport sudah diterima semua oleh para walimurid, Sang ustadzah kemudian mengumumkan pemberian penghargaan untuk murid yang berkarakter baik. tentu saja semua murid pasti kebagian plus semuanya juga akan menerima piala.

Ada murid yang mendapatkan predikat sebagai murid paling mandiri, paling peduli, paling rajin ibadah, paling sabar dan lain sebagainya.

Anak pertama kami Hafiy mendapatkan penghargaan sebagai murid paling disiplin. Ya mungkin anak kami memang sangat disiplin kalau di sekolah. Misalnya minta datang sepagi pungkin dan juga minta pulang secepat mungkin. Namun ketika dirumah sering kali untuk mandi sore saya harus melakukan negosiasi alot melebihi saat nego dengan ojek konvesional.

begitu juga dengan anak kedua kami Alin. Dia mendapatkan penghargaan sebagai murid yang paling peduli lingkungan. Wow wow wow…..alin yang tidak mau mebereskan mainannya sendiri mendapatkan penghargaan sebagai murid peduli lingkungan.

ternyata yang lebih mengejutkan adalah Hafiy dan Alin ternyata merasa senang dan bangga akan pengehargaan tersebut terlepas layak atau tidaknya. Dengan kondisi emosional yang sangat intens (senang dan bangga tersebut) labeling sebagai anak disiplin dan peduli lingkungan itu begitu meresap dalam diri mereka.

Misalkan, Hafiy senang sekali saat saya ajak ke masjid untuk Maghriban. katanya anaki disiplin harus on time Pah.

Begitu juga alin, selesai bermain dia mulai sedikit ada keinginan untuk beberes sambil berguman aku kan anak peduli lingkungan pah hahahaha…

Masya Allah jangan jangan selama ini saya salah meminta mereka untuk berkarakter baik namun lupa memberi pujian. Atau selama ini jarang saya melabeli anak saya dengan label positif baik itu untuk persepsi saya sendiri maupun untuk makanan bagi jiwanya.

Ah dapat lagi insight di hari ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s