Nasihat di Malam Pergantian Tahun 2017 

Malam tahun baru ini saya hanya merencanakan untuk menghabiskan malam taun baru di rumah saja sambil menyaksikan pertandingan liga inggris antara crystal palace melawan manchester city.

Namun menjelang maghrib telpon rumah berdering mengabarkan bahwa cucu dari tetangga sebelah meninggal dunia setelah mengalami sakit yang menyerang kekebalan tubuhnya.

Maka selepas sholat isya saya segera melayat ke rumahnya yang hanya berjarak 100 meter dari rumah saya. 

Dalam 3 tahun saya sudah melayat 2 kali di rumah tetangga ini. Yang pertama adalah kematian anak pertamanya dan kali ini cucu pertamanya.

Saya tak bisa membayangkan apa yang dirasakan oleh sang kakek tetangga saya ini. 

Sungguh di tengah hiruk pikuk dunia ini, saya mendapatkan kembali nasihat terbaik mengenai apa yang seharusnya dipersiapkan dalam hidup untuk menyongsong kematian. 

Tetiba saya teringat kembali bagaimana sholat berjamaah di masjid yang sering saya tinggalkan dengan lebih memilih sholat di rumah. 

Saya juga teringat akan ilmu saya yang belum saya bagikan. Saya juga teringat barangkali belum bisa memberikan kebahagiaan yang sejati bagi anak dan istri saya.

Terimakasih Ya Allah atas nasihat terbaikMu di malam ini. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s