Ringkasan Buku Secreet of Millionaire Mind

cover-secreet-millionairePernahkah anda menyaksikan seseorang yang baru saya memenangkan lotre ratusan juta rupiah, namun tak sampai 2 tahun kemudian sudah kembali miskin, entah dia menghabiskan uangnya karena salah dalam berinvestasi, memberikan pinjaman pada temannya dan tak kembali, boros, ditipu orang, dan lain sebagainya. Contoh yang sama adalah petinju Mike Tyson yang sekali bertanding mendapatkan bayaran jutaan dollar namun kemudian mengalami kebangkrutan. Sebaliknya mungkin pernah juga anda mendengar seorang milyuner yang jatuh bangkrut (ambil contoh Donald Trump yang sekarang menjadi Presiden USA), namun dalam waktu relatif singkat bisa pulih dari kebangkrutan dan kembali kaya. Nah sebenarnya apa kesamaan yang terjadi pada dua peristiwa di atas. T. Harv Eker dalam bukunya Secreet of Mind Millionaire mengungkapkan bahwa pada pikiran setiap orang terdapat cetak biru keuangan (blue print). Cetak biru tersebut merupakan hasil pemograman-pemograman terkait uang yang didapatkan di masa lalu dari orang-orang terdekat, lingkungan serta budaya dimana orang tersebut tumbuh. Misalnya waktu kecil kita sering mendengar pernyataan seperti : cari uang itu susah, uang tidak bisa membeli kebahagiaan, uang itu kotor jangan digigit, papah ga mampu beli, gajinya papa kecil, orang kaya itu serakah, yang penting kaya hati, urip iku sing penting cukup, menjadi kaya itu gak tenang, dan lain sebagainya. Pada kasus Donald Trump tadi walaupun dia sempat bangkrut dan asetnya ludes, namun dia tidak pernah kehilangan hal terpenting untuk keberhasilannya yaitu pikiran milyunernya.

Jika diibaratkan seperti pohon, maka kekayaan dan kemakmuran itu adalah buahnya, sedang pikiran kaya adalah akar yang tersembunyi di dalam tanah. Sehingga jika anda ingin mengubah buahnya, maka anda harus mengubah akarnya terlebih dahulu. Ingatlah bahwa dunia di luar diri anda sekedar cerminan dari dunia di dala diri anda. Ini adalah bagian dari hukum alam. karena manusia adalah bagian dari alam, maka sudah semestinya untuk menegikuti hukum alam tersebut. Secara ringkas formula tadi dapat diringkas sebagai berikut.

Pikiran –> Perasaan –> Tindakan –> Hasil

Berdasarkan uraian singkat diatas, maka yang harus dilakukan adalah menghapus program-program yang salah serta melakukan pemograman ulang yang lebih memberdayakan pada pikiran anda. Sehingga formulanya berubah menjadi.

Pemrograman –> Pikiran –> Perasaan –> Tindakan –> Hasil

Berikut adalah 17 Cara Berfikir dan Berperilaku Para Orang Kaya dan Kelas Menengah ke Bawah sebagai bahan untuk pemrograman tersebut antara lain :

  1. Orang kaya percaya, “saya menciptakan kehidupan saya.” Orang miskin percaya, “kehidupan terjadi begitu saja pada saya”
  2. Orang kaya melakukan permainan keuangan untuk menang. Orang miskin memainkan permainan untuk tidak kalah.
  3. Orang kaya memiliki komitmen untuk menjadi kaya. Orang miskin inginmenjadi kaya.
  4. Orang kaya berpikir besar, orang miskin berpikir kecil.
  5. Orang kaya fokus pada peluang, orang miskin fokus pada hambatan.
  6. Orang kaya mengagumi orang kaya dan sukses. Orang miskin tidak menyukai orang kaya dan sukses.
  7. Orang kaya bergaul dengan orang yang positif dan sukses. Orang miskin bergaul dengan orang yang negatif ataau tu tidak sukses.
  8. Orang kaya bersedia untuk mempromosikan diri mereka sendiri dan nilai mereka. Orang miskin berpikir secara negatif tentang penjualan dan promosi.
  9. Orang kaya lebih besar dari masalah mereka. ”’Orang miskin lebih kecil dari masalah mereka.
  10. Orang kaya adalahpenerima yang luar biasa, orang miskin adalah penerima yang buruk.
  11. Orang kaya memilih dibayar berdasarkan hasilnya, orag miskin berdasarkan waktunya.
  12. Orang kaya berpikir “keduanya” orang miskin berpikir salah satu.
  13. Orang kaya fokus pada aset mereka, orang miskin fokus pada pendapatan mereka.
  14. Orang kaya mengelola keuangan mereka dengan baik, Orang miskin tidak mampu mengelola dengan baik.
  15. Orang kaya membuat uang mereka bekerja keras untuk mereka. Orang miskin bekerja keras demi uang mereka.
  16. Orang kaya bertindak tanpa peduli rasa takut, Orang miskin membiarkan rasa takut menghentikan mereka.
  17. Orang kaya terus menerus belajar dan tumbuh, Orang miskin berpikir mereka telah tahu.

Sebagai penutup niat dan motivasi untuk menjadi kaya sangatlah penting. Apabila niat dan motivasi kita adalah untuk membuktikan sesuatu dan atau untuk melampiaskan kemarahan atau bahkan untuk mengatasi rasa takut miskin. maka hasilnya pun tidak akan baik untuk anda. Namun jika niat dan motivasi sudah (relatif) benar dan baik maka hasilnya pun akan baik. Sebagai salah satu referensi yang bisa saya ambil adalah Bunda Siti Khadijah (Isteri Rasulullah), betapa di awal perjuangan dakwah islam banyak sekali penduduk mekkah yang masuk islam berasal dari golongan miskin. pada kondisi seperti itu dengan hartan dan jiwanya Bunda Siti Khadijah benar-benar menjadi penyokong bagi dakwah Rasulullah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s