Fundamental Hypnosis

Saya akan menuliskan kembali apa apa yang saya ketahui dan praktikn mengenai hipnosis. Arti Hipnosis yang yang paling mudah adalah suatu teknik untuk mem-bypass area kritis di dalam pikiran yang berfungsi sebagai filter, sehingga sugesti dapat diterima oleh pikiran bawah sadar baik secara formal maupun informal. Nah orang yang melakukan hipnosis ini dinamakan Hipnotis. Banyak pendapat masyarakat yang mengatakn bahwa hipnotis itu mengandung kekuatan supranatural, memakai jin, bertentangan dengan keyakinan. Padahal nih dalam kehidupan sehari-hari kita sangat sering terkena hipnosis. Misalnya saat anda nonton bioskop, anda merasa larut dalam film dan tanpa sadar ikut tertawa terbahak-bahak atau bahkan menangis. Atau saat anda berjalan berombongan bersama teman-teman kemudian anda melihat wanita cantik yang membuat anda terpesona sampai sampai anda tertinggal oleh rombongan anda. Intinya ketika sebuah ide bisa anda terima, maka selamat anda sudah merasakan terhipnosis.

Lalu mengapa agar sebuah ide bisa diterima harus ditaruh di pikiran bawah sadar. Begini Mas, Mbak, Pakde dan Bude sebuah informasi tidak akan menjadi sebuah tindakan jika filter pikiran kita yang bersifat analysis, skeptis, perhitungan dan sebagainya masih tertutup. Karena menurut sebuah buku psikologi populer bahwa pikiran sadar hanyalah 12% dibandingkan dengan pikiran bawah sadar yang merupakan 88% dari seluruh pikiran kita. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar hipnosis bisa terjadi. : Pertama adalah kesediaan klien untuk dihipnotis, Fokus klien yang prima, sugesti yang diberikan tidak sesuai dengan beliefe systemnya. Misalnya klien di sugesti untuk pindah agama, tentu saja tidak akan berhasil. Jadi sanagat tidak tepat jika seorang hipnotis dapat menguasai pikiran orang lain dan mengarahkan sesuai keinginan (lha menguasai pikirannya sendiri saja kadang gak bisa dilakukan). Lalu apa KUNCI seorang klien bersedia untuk di hipnosis. Jawabannya adalah RAPPORT/CONNECTEDNESS)

Secara umum tahapan dalam hipnosis ada 4 antara lain :

  1. Pre-Induksi.
  2. Induksi.
  3. Deepening.
  4. Depth Level,
  5. Termination
  6. Post Hypnotic

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s