Balada FOOTBALL Manager 2011

Fokus, itulah yang aku lakukan seminggu ini. Seminggu yang membuatku benar benar tergila gila oleh sebuah PC game  yang berjudul FM 2011 atau Football Manager 2011. Memainkan game ini membuat aku merasa menjadi seorang  Joseph Guardiola, manajer klub sepakbola FC Barcelona, atau bagi temanku yang merasa menjadi seorang Jose Mourinho.  Bayangkan saja aku bisa membeli pemain pemain bola top, merekrut bakat bakat muda dari penjuru dunia untuk kemudian dikembangkan, menggembleng mereka dengan aneka porsi latihan, menyusun strategi dan taktik permainan, serta menjaga harmonisasi tim, yang ujung ujungnya mendatangkan gelar juara dan keuntungan finansial.

Saking asyiknya, aku bisa sangat fokus sekali bermain game ini, sampai sampai waktu berlalu begitu cepatnya. Salah seorang teman pernah bercerita kalau dia bisa memainkannya sejak ba’da Isya sampai men jelang subuh dan dia merasa hanya bermain sebentar. Awalnya sebelum mencoba game ini aku juga sangat takut kalau kalau lupa daratan seperti temanku, tapi akhirnya aku luluh juga dan mencoba game ini. Setiap bermain seolah ingin lanjut dan lanjut lagi (koq ga bisa ya mengalami ini dalam bekerja atau beribadah). Setelah berhasil mengalahkan satu tim, ingin lanjut mengalahkan tim yang lain. Setelah mendapat kan satu juara (misalnya juara liga spanyol) ingin segera melengkapinya dengan gelar Liga Champion dan Copa del Rey. Dan ketika sudah menutup musim dengan treble winner (3 gelar juarasekaligus dalam satu musim), aku ingin mengulanginya di musim ke 2, ke 3, ke 4, ke 5 seolah selalu tergoda oleh statistik yang mencatat rekor demi rekor atau prestasi yang ditorehkan oleh klub yang kita manajeri.  Parahnya, walaupun saat aku sedang tidak bermain game ini, pikiranku selalu terbayang di setiap waktu (mengenai pemain mana lagi yang mau aku rekrut, berapa transfer dan gaji yang sesuai, strategi apalagi yang akan aku gunakan, dan membayangkan rasa puas ketika para pemain pemainku mencetak gol demi ke gol. Aku berharap semangat seperti ini bisa ditularkan pada saat bekerja dan berkarya, pada saat beribadah, dan pada saat melakuka n kegiatan kegiatan positif lainnya.

Pada saat bersamaan game ini membuat aku menjadi acuh pada lingkungan. Padahal seharusnya aku melakukan pekerjaan lain yang lebih penting. Aku jadi tak mau diganggu urusan yang lain selain bermain FM2011. Seandainya ada tugas, cepat cepat aku tuntaskan agar bisa segera kembali bermain FM2011. Gila… semangat yang hebat seperti Dahlan iskan ketika membangun Jawa Pos (hanya saja ini ditempat yang salah)

Syukurlah, aku masih diberikan hidayah oleh allah SWT, tepat di hari ke tujuh, aku menyadari bahwa yang kulakukan selama seminggu terakir ini salah. Aku sudah membuang buang banyak waktu yang seharusnya bisa kugunakan untuk ibdah, bermain dengan isteri dan anak, olahraga di luar rumah, bersilaturrahim dengan para tetangga kompeks maupun teman teman. Finally, dengan mengucap Bismillah dan hati yang berat aku mendelet game ini dari PC ku bahkan kudelete sampai recyle bin. Sesudah itu aku membuat program manajer yang baru yaitu RM 2011 (Ridho’s Manager 2011) yang isinya jauh dari game sepakbola yaitu pengelolaan keluarga untuk mencapai visi yang sudah di tetapkan. Semoga gairah saat bermain FM 2011 bisa beralihke RM 2011

2 thoughts on “Balada FOOTBALL Manager 2011

    1. Alhamdulillah, menjauhkan sumber godaan lebih efektif daripada meningkatkan pngendalian diri. walopun sebagian teman bilang “nggak usah di delete yang penting kan bagaimana cara mengendalikannya”. well, itu kembali pada diri masing2 kali ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s